live chat

Tuesday, December 15, 2015

Mengabdi didaerah terpencil, dokter meninggal

Setelah dr Dionisius Giri Samudra (dr Andra) yang meninggal pada 11 November lalu, kini dr Afriandi Naufan alias Nanda dilaporkan meninggal dunia di daerah terpencil  di Dobo, Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.
Belum bisa dipastikan kapan Nanda dipanggil Sang Khalik. Tapi, kabar kematiannya mencuat dan ramai diperbincangkan di media sejak sore kemarin.
Salah satunya lewat akun Facebook milik Erta Priadi Wirawijaya. Dia memposting kabar duka ini di status jejaringnya lengkap dengan foto sesosok pria yang terbujur di ranjang pesakitan dengan wajah terpasang oksigen. Postingan itu mengundang banyak komentar duka dan keprihatinan.
"Telah berpulang ke rahmatullah adik sekaligus sejawat kita dr Afrianda Naufan (Nanda). Beliau adalah dokter internship di Dobo Maluku, wilayah yang sama dengan wilayah kerja almarhum dr Andra yang belum lama ini meninggal saat tugas internship," tulis Erta di akunnya tertanggal Selasa (15/12/2015) pukul 18.27.
Dia menyebutkan, kalau Nanda mengalami demam, dehidrasi hingga akhirnya dievakuasi ke RSUD di Ambon, dalam keadaan koma.
"Keadaan beliau terus memburuk hingga akhirnya tidak tertolong," paparnya.
Nanda diketahui sebagai putra dari dr Hj Cut Diah Adivar MM, Direktur Rumah Sakit PTP Langsa.
"Beliau datang dari Aceh ke daerah perifer Maluku untuk menuntaskan kewajiban internshipnya," sebut Erta yang juga seorang dokter.
Menurutnya kasus ini memiliki kemiripan dengan kejadian menimpa dr Andra, yang meninggal akibat penanganan tak optimal di wilayah itu.
"Semoga pemerintah dapat melakukan introspeksi dan memperbaiki fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut sehingga kasusnya tidak terus terulang kembali."
Dokter internship adalah dokter yang telah diangkat sumpah, sehingga mereka bukan lagi mahasiswa. Mereka ditugaskan di daerah terpencil dengan pesangon (bantuan hidup dasar) sebesar Rp2,5 juta rupiah per bulan sebelum dipotong pajak.
Di luar itu mereka harus membayar sendiri sejumlah uang untuk turut serta dalam BPJS kesehatan.
Diakhir statusnya Erta menulis, "Selamat jalan dr Nanda semoga pengabdian mu pada negeri ini tak sia-sia."

Sumber : http://news.okezone.com/read/2015/12/16/340/1268384/lagi-dokter-meninggal-saat-mengabdi-di-daerah-terpencil

No comments:

Post a Comment

Bannaer